Menu Close

Sudah Misa Vigili Natal 24 Desember, Apakah 25 Desember Perlu Misa Lagi?

Pada hari Minggu dan pada hari raya wajib lain umat beriman berkewajiban untuk ambil bagian dalam Misa; selain itu, hendaknya mereka tidak melakukan pekerjaan dan urusan-urusan yang merintangi ibadat yang harus dipersembahkan kepada Allah atau merintangi kegembiraan hari Tuhan atau istirahat yang dibutuhkan bagi jiwa dan raga. – Kitab Hukum Kanonik (KHK) 1247.

Perintah untuk ambil bagian dalam Misa dipenuhi oleh orang yang menghadiri Misa di manapun Misa itu dirayakan menurut ritus katolik, entah pada hari raya itu sendiri atau pada sore hari sebelumnya. – KHK 1248.1.

“Di Kitab Hukum Kanonik (KHK) tertulis demikian, lantas apakah saya harus tetap ikut misa keesokannya? Atau hanya ikut besok, dan malam paskah/natalnya tidak perlu?”

Ada perbedaan TPE dan bacaan. Baik malam paskah ataupun natal, hal ini perlu dicermati. Upacara pada Ekaristi seperti “Upacara Cahaya” pada paskah atau “Maklumat Kelahiran Yesus” pada natal, yang hanya ada pada vigili.

Vigili sendiri merujuk kepada tradisi berjaga-jaga pada malam sebelum sebuah perayaan besar. Sinode Seligenstadt di tahun 1022 menyebut vigili pada malam Natal, Epifani, pesta para rasul, pengangkatan Maria ke surga, dll.

Mengikuti vigili sangat direkomendasikan oleh St. Agustinus dan St. Jerome (Pleithner, dalam “Aeltere Geschichte des Breveiergebetes”, hal 223)

Mengikuti vigili natal (misa malam natal), berarti kita ikut berjaga-jaga, bersiap diri menyambut kedatangan Sang Mesias. Zaman dulu, orang-orang mengikuti vigili dengan berdoa, mendengar kotbah, membaca bacaan ofisi, dan berpuasa. Barulah pada hari H-nya (natal atau paskah dalam konteks ini), mereka keluar rumah dan menunggu pelayanan dari para gembala.

Mudahnya, malam natal itu Yesus belum lahir, tapi akan lahir sebentar lagi. Malam paskah, Yesus belum bangkit, tapi Yesus akan bangkit sebentar lagi. Bilamana misa malam natal diadakan pada pukul 00:00 (tanggal 25) dengan bacaan yang sama di hari natal, baru dianggap ikut keduanya. Jadi, ikutlah misa malam natal, demikian keesokannya. Semua untuk Tuhan.*

Sumber: disadur dari catholicnewsagency.com

45 total views, 1 views today

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *